Pendidikan sex Perlu di masukkan dalm kurikulum Pendidikan.

Pendidikan sex sudah saatnya menjadi bagian kurikulum pendidikan formal bagi remaja, untuk meminimalkan pengaruh budaya seks bebas dan mencegah penyebaran virus HIV.

“Pendidikan sex atau pendidikan organ reproduksi sangat penting karena dapat menjadi perisai bagi remaja di tengah maraknya informasi yang salah tentang seks dan organ tersebut dari berbagai media,”
usia remaja yang penuh gejolak dan selalu ingin tahu menimbulkan ketidaksiapan penerimaan mereka terhadap segala masukan tentang organ reproduksi, sedangkan peran orang tua agak terkesampingkan dalam memberikan informasi yang benar dalam hal tersebut.

“Budaya timur masih menganggap membicarakan hal tersebut tabu dibicarakan antara orang tua dan anak,
Pola pembelanjaran yang di lakukan dengan cara bimbingan dan tutorial dua arah, serta harus dilakukan oleh orang yang paham tentang organ reproduksi sekaligus psikologis remaja.

Upaya pertama yang dilakukan adalah menambah jumlah pembimbing yang paham tentang hal tersebut di sekolah-sekolah, melalui pelatihan terpadu oleh tenaga ahli.

“Jumlah petugas penyuluh yang ada juga masih sangat sedikit, jadi memang perlu penambahan dengan memanfaatkan tenaga lokal di masing-masing sekolah.

Menjadikan pendidikan seks dan organ reproduksi pada remaja sebagai bagian dari kurikulum pendidikan dapat menjadi langkah ampuh dalam menekan perilaku sex bebas di kalangan remaja.

Saat ini, sangat sedikit LSM yang konsern melakukan kegiatan tersebut di sekolah-sekolah,

.
Mendapatkan pengetahuan tentang organ reproduksi melalui pendidikan jauh lebih baik daripada melalui film dan media.pendidikan organ reproduksi seharusnya lebih gencar lagi dilakukan di sekolah-sekolah.

“Sayang apabila hanya dilakukan di perkotaan, seharusnya lebih menyebar ke seluruh pelosok, karena pendidikan seperti ini dibutuhkan oleh seluruh remaja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: