carrefour matikan pasar tradisional

PT Carrefour Indonesia (Carrefour) adalah suatu pusat perbelanjaan modern yang berkembang pesat di Negara Indonesia ini. Perusahaan ini bergerak di bidang jual beli, dan di miliki oleh investor dari Negara prancis.

Carrefour adalah suatu kata yang sudah tidak asing dan sangat familiar di kalangan masyarakat Indonesia khususnya di daerah kota besar.

Di Carrefour menawarkan semua kebutuhan pokok yang di butuhkan masyarakat , sangat lengkap dan juga proses pemasaran dan penjualan sangatlah modern dan lebih canggih.

Dengan adanya Carrefour menimbulkan dampak pada perdagangan di Indonesia ini, terutama pedagang lokal yang ada di pasar tradisional.Dapak ada yang di timbulkan memang ada yang positif dan juga berdampak negative pada masyarakat kita.

Dampak positif dengan adanya Carrefour menyerap banyak tenaga kerja yang di butuhkan.
Tetapi dampak negatifnya sangat terasa yaitu mematikan pasar local atau pasar tradisional yang ada di daerah sekitar Carrefour.

Pada kenyataannya yang di lakukan Carrefour cenderung menekan para pedagang kecil dan menengah serta terindikasi mempermainkan harga. Pasalnya, Carrefour diduga memonopoli bisnis ritel modern di Indonesia. “Monopoli dapat mem-permainkan harga.

Sehingga yang tadinya para konsumen yang sebelumnya berbelanja di pasar tradisional berbalik berbelanja ke Carrefour, karena masalah harga dan juga prosesnya yang lebih modern.

Pemerintah sudah berusaha memberikan peringatan kepada Carrefour agar banyak mengakomodasi kepentingan industri kecil dan menengah (IKM). Sebab, mereka wajib dibantu agar dapat berkembang sebagai salah satu pilar penopang pertumbuhan ekonomi.

Indikasi monopoli bisnis Carrefour, menurut pemerintah dapat dicegah dengan menyertakan kepemilikan saham IKM di peritel asing tersebut Dengan demikian, unsur dominan tidak selalu berujung kepada penekanan terhadap pihak yang lemah. “Konsep ini sudah berhasil diterapkan di India.

Menurut pemerintah menyadari terjadinya monopoli Carrefour karena kurangnya dan lemahnya pengawasan .

Pengawasan Lemah

Menurut Sekretaris Daerah Rm* prov Provinsi DKI Jakarta Muh.iv.n. aturan perpasaran yang ditetapkan Perda No 2/2002 masih tetap berlaku. Aturan menegaskan, jarak min\m.il pasar tradisional dengan ius.ii ritel modem berkisar 2,5 kilometer (kuit Selain itu, keduu pasal yuni saling berdekatan (idak boleh menjual oj-rang sama.

Dia menjelaskan, fungsi pengawasan sangat menentukan dalam menegakkan aturan perda perpasaran. Saat ini. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KITU) tengah meneliti dugaan praktik monopoli yang dilakukan Carrefour Pemeriksaan diharapkan rampung pada pertengahan Mei 2009.

Pemprov DKI Jakarta mengakui, pengawasan terhadap peritel asing. six-rti Carrefour sangat lemah. Padahal, peritel internasional secara perlahan dan pasti sudah menggeser eksistensi pasar tradisional. “Aturannya sudah tepat, tapi yang masih lemah adalah pengawasan pelaksanaan peritel asing,” kata dia.

Fungsi pengawasan sangat menentukan dalam penegakan aturan perda perpasaran. Pasalnya, pasar yang berdekatan menjual barang sama ndak sesuai lagi dengan semangat perda. Oleh karena itu, pengawasan terus ditingkatkan.

Pada kesempatan ini saya berharap pemerintah bisa membuat peraturan yang tegas untuk menyelamatkan para pedagang tradisonal dan juga pasar tradisional, karena masyarakat Indonesia banyak yang menggantungkan hidupnya lewat berdagang.Sehingga Pasar tradisional dapat bertahan menghadapi pasar modern yang sekarang ini berkembang pesat di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: